Friday, November 27, 2009

Pertemuan 4


PENGENALAN KOMUNIKASI DATA
1.1. Komunikasi dan Informasi
Komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan umat
manusia, karena kita selalu terlibat dalam salah satu bentuk dari
komunikasi tersebut, misalnya :
1. Percakapan antar individu (manusia)
2. Mengirim dan atau menerima surat
3. Percakapan melalui telepon
3. Menonton Televisi
4. Mendengarkan radio
Cara melakukan komunikasi, misalnya dengan gerak-gerik atau
lambang-lambang dalam bentuk gambar. Sebelum
ditemukannya sinyal listrik, komunikasi jarak jauh dilakukan
dengan menggunakan :
1. Bunyi-bunyian (Tambur, Kentongan, dll)
2. Asap (Suku Indian di Amerika)
3. Binatang (Merpati Pos)
4. Kurir
5. Sinyal cahaya (pada kapal laut), dll
1.2. Bentuk Komunikasi
Macam-macam komunikasi yang ada :
1. Komunikasi Suara
Merupakan jenis komunikasi yang paling umum digunakan.
Contoh dari komunikasi suara adalah :
1. Komunikasi siaran radio (Radio Broadcasting)
2. Komunikasi radio amatir
3. Komunikasi radio dua arah
4. Komunikai radio antar penduduk (Citizen Band)
5. Komunikasi telepon
2. Komunikasi Berita dan Gambar
Merupakan komunikasi berupa informasi berita tertulis ataupun
gambar. Gambar yg dikirim berupa gambar hidup (video)
ataupun gambar diam (statis).
Contoh dari komunikasi berita dan gambar adalah :
a. Komunikasi telegraf
b. Komunikasi telex
c. Komunikasi faximile
d. Komunikasi siaran televisi
3. Komunikasi Data
Merupakan komunikasi berupa data yang dikirimkan melalui
saluran komunikasi.
Adapun yang dikirimkan dapat berupa : berita / informasi (data),
suara (audio) dan gambar (video).

1.3. Komponen Sistem Komunikasi
Komponen sistem komunikasi yang utama adalah sebagai
berikut :
Pengirim
(Transceiver)
Penerima
(Receiver)
Media Transmisi
1. Pengirim (Tranceiver)
Pihak yang mengirimkan informasi, misalnya pesawat telepon,
telex, terminal, dll. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau
informasi dan menempatkannya pada media transmisi.
2. Media Transmisi
Media yang digunakan untuk menyalurkan (mengirimkan)
ketempat tujuan (penerima), misalnya saluran fisik (kabel),
udara dan cahaya.
3. Penerima (Receiver)
Pihak yang menerima informasi, misalnya pesawat telepon,
telex, terminal, dll. Tugasnya adalah menerima berita atau
informasi yang dikirimkan oleh pengirim berita.
3.2. Metode Hubungan
Dilihat dr cara bagaimana antara pengirim (transceiver) &
penerima (receiver) saling berhubungan metode hubungan
dalam komunikasi data terbagi atas 3 macam, yaitu :
1. Simplex
Data dikirimkan hanya kesatu arah saja. Pengirim & penerima
tugasnya tetap. Metode ini paling jarang digunakan dlm sistem
komunikasi data.
Contoh : Komunikasi siaran radio (radio broadcasting),
Komunikasi siaran televisi, radio panggil (pager)
Pengirim
Penerima
2. Half Duflex (HDX)
Data dpt dikirimkan ke-2 arah secara bergantian. Pd metode ini
trdpt turn around time,yaitu : waktu yg diperlukan mengganti
arah transfer data.
Contoh : Chatting, Sort Massage Service (SMS), komunikasi
pada radio dua arah (H/T, radio panggil polisi, dll)
Pengirim
Penerima
Penerima
Pengirim
3.Full Duflex (FDX)
Data kirimkan dan diterima secara bersamaan.
Contoh : Komunikasi menggunakan : telepon, hand phone
(mobile phone)
Pengirim
Penerima
Penerima
Pengirim
Tujuan utama dr komunikasi : menyampaikan informasi dr 1
sumber ke sumber lain secara tepat & cepat.
Berdasarkan cara penyampaian informasinya, bentuk
komunikasi terbagai atas 2 macam, yaitu :
1. Komuniksi dari titik ke titik (point to point
communications)
Informasi yg disampaikan oleh pengirim hanya diberikan kpd 1
penerima saja. Contohnya : telepon, telex, faxcimile, pager.
2. Komuniksi dari 1 titik ke segala arah
(broadcast communications)
Informasi yg disampaikan oleh pengirim dpt diterima oleh siapa
saja yg membutuhkan informasi tersebut. Contohnya :
komunikasi siaran radio dan televisi.

1.4. Hal2Penting pd Sistem Komunikasi
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam rangka
meningkatkan unjuk kerja (performance) sistem komunikasi
antara lain :
1. Berita harus dapat dimengerti oleh penerima
2. Karakteristik sistem komunikasi
3. Gangguan (derau)
Komunikasi data dapat dibedakan atas :
Komunikasi data secara offline terbentuk karena tidak
adanya jalur transmisi yang tersambung langsung ke
sistem komputer sehingga informasi tidak dapat langsung
dimasukkan ke sistem komputer pusat aplikasi untuk dapat
diolah segera.
Komunikasi data secara online terbentuk apabila
terdapat jalur transmisi yang langsung terhubung ke sistem
komputer sehingga data dapat segera diolah.
Sistem komunikasi data terbagi atas dua sistem, yaitu :
1.Sistem interaktif.
Sistem interaktif adalah sistem yang memungkinkan
terjadinya dialog antara komputer pemakai / terminal
dengan komputer pusat aplikasi
2.Sistem non-interaktif.
Sistem non-interaktif adalah sistem yang tidak
memungkinkan terjadinya dialog antara komputer
pemakai / terminal dengan komputer pusat aplikasi.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment